Wayang Dijadikan Sarana Pemberantasan Narkoba

0
206

Salah satunya adalah mengirimkan pesan moral kepada publik melalui skenario yang sudah dikenal. Untuk alasan ini, Organisasi Wayang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberantas narkoba melalui seni, dalam hal ini wayang, dengan menandatangani nota kesepahaman pada hari Selasa 19 Februari 2019.

“(Sebelumnya) dalang melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba, tetapi dengan MoU ini bisa lebih formal sehingga (publik) sadar bahwa itu menyebar di lingkungan mereka. Kerjasama ini menciptakan payung hukum resmi, kerja sama anti-narkoba dan mobilisasi “Suparmin Sunjoyo, Presiden Sekretariat Nasional Wayang Indonesia (SENA WANGI), pada pertemuan koordinasi organisasi wayang Indonesia, di Gedung Wayang Kautaman , taman miniatur Indonesia yang indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa, 19 Februari 2019.

Menurut data BNN, orang Indonesia meninggal setiap hari dengan total 40 orang dengan prevalensi penggunaan narkoba sebesar 1,7% pada tahun 2018. Ini menunjukkan bahwa dari 256 juta orang, lebih dari 2,6 juta adalah pecandu narkoba .

Dalam sejarah dunia wayang, ternyata masalah narkoba semacam itu bukanlah hal baru. Ada cerita pewayangan yang bisa diartikan sebagai bentuk kampanye pemberantasan narkoba melalui seni pewayangan.

“Generasi Millenial adalah rasional, efektif, dan memahami bahasa kompatibilitas, misalnya, dalam sejarah perang Baratayuda.” Suatu hari, Parikesit akan menjadi raja, dipimpin oleh Kertiwindu, putra Sengkuni. dalam narkoba, kehilangan kepercayaan di masyarakat. Dan hampir Parikesit pingsan (karena narkoba), “kata Suparmin.

Sumber Informasi: Viva

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here